<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Nikmatnya Berbagi &#187; ciri negara hukum</title>
	<atom:link href="http://komunitasmahasiswa.info/tag/ciri-negara-hukum/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://komunitasmahasiswa.info</link>
	<description>Waroeng Nongkrong Berbagi Ilmu . . .</description>
	<lastBuildDate>Thu, 02 Sep 2010 21:52:03 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.6</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Negara Hukum dan HAM (Chapter 2)</title>
		<link>http://komunitasmahasiswa.info/2008/12/negara-hukum-dan-ham-chapter-2/</link>
		<comments>http://komunitasmahasiswa.info/2008/12/negara-hukum-dan-ham-chapter-2/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Dec 2008 08:10:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Brian</dc:creator>
				<category><![CDATA[Admin Note]]></category>
		<category><![CDATA[ciri negara hukum]]></category>
		<category><![CDATA[negara demokrasi]]></category>
		<category><![CDATA[negara hukum indonesia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://komunitasmahasiswa.info/?p=96</guid>
		<description><![CDATA[CIRI – CIRI NEGARA HUKUM
Ciri-ciri rechstaat menurut Friedrich Julius stahl :
1. HAM
2. pembagian kekuasan berdasar trias  politika untuk menjamin HAM
3. pemerintahan berdasarkan peraturan
4. peradilan administrasi dalam perselisihan

Ciri-ciri rule of law menurut AV Dicey:


Supremasi hukum, 	tidak ada kesewenang-wenangan.


Kedudukan sama di 	depan hukum


Terjaminnya HAM 	dalam keputusan pengadilan.


Kedua pendapat tersebut masih dipengaruhi oleh konsep negara hukum formal/dalam [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="margin-bottom: 0in; text-align: left;"><span style="font-size: medium;"><strong>CIRI – CIRI NEGARA HUKUM</strong></span></p>
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"><strong>Ciri-ciri rechstaat menurut Friedrich Julius stahl :</strong></p>
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify">1. HAM</p>
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify">2. pembagian kekuasan berdasar trias  politika untuk menjamin HAM</p>
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify">3. pemerintahan berdasarkan peraturan</p>
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify">4. peradilan administrasi dalam perselisihan</p>
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify">
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"><strong>Ciri-ciri rule of law menurut AV Dicey:</strong></p>
<ol>
<li>
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify">Supremasi hukum, 	tidak ada kesewenang-wenangan.</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify">Kedudukan sama di 	depan hukum</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify">Terjaminnya HAM 	dalam keputusan pengadilan.</p>
</li>
</ol>
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify">Kedua pendapat tersebut masih dipengaruhi oleh konsep negara hukum formal/dalam arti sempit; karena pemerintah yg sedikit adalah pemerintah yg baik.</p>
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify">
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"><strong>Ciri-ciri rule of law/rechsstaat International Commission Of Jurits Bangkok 1965</strong></p>
<ol>
<li>
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify">Perlindungan 	konstitusional dan prosedur unt memperolehnya.</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify">Badan kehakiman yang 	bebas dan tidak memihak</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify">Kebebasan untuk 	menyatakan pendapat.</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify">Pemilihan umum yang 	bebas.</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify">Kebebasan untuk 	berorganisasi dan beroposisi.</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify">Pendidikan civics 	(kewarganegaraan)</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify">Menurut Montesquieu, 	negara yang paling baik adalah negara hukum karena terkandung : 	Perlindungan HAM, Ditetapkannya ketatanegaraan suatu negara, 	Membatasi kekuasaan dan wewenang organ-organ negara</p>
</li>
</ol>
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify">
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"><strong>Menurut Sudargo G.ada 3 ciri negara hukum:</strong></p>
<ol>
<li>
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify">terdapat pembatasan 	kekuasaan negara thd seseorang.</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify">asas legalitas</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify">pemisahan kekuasaan</p>
</li>
</ol>
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify">
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"><strong>Menurut Frans Magnis S. mengemukakan ciri negara hukum sebagai ciri demokrasi:</strong></p>
<ol>
<li>
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify">fungsi kenegaraan 	dijalankan sesuai UUD</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify">UUD menjamin HAM</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify">badan negara 	menjalankan kekuasaan taat pada hukum yang berlaku.</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify">thd tindakan negara, 	masy dpt mengadu ke pengadilan dan putusannya harus dilaksanakan 	badan negara</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify">badan kehakiman 	bebas dan tidak memihak</p>
</li>
</ol>
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify">
<p style="margin-bottom: 0in; text-align: left;"><span style="font-size: medium;"><strong>NEGARA HUKUM INDONESIA</strong></span></p>
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"><strong>UUD 1945 Ps 1(3) menyebutkan :</strong></p>
<ol>
<li>
<p style="margin-bottom: 0in;">Negara berdasar atas hukum, bukan 	berdasar atas kekuasaan belaka</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom: 0in;">Pemerintah negara berdasar atas 	suatu konstitusi dengan kekuasaan pemerintahan terbatas tidak 	absolut.</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom: 0in;">Indonesia termasuk negara hukum 	materiil terbukti ps 33, 34 tentang perekonomian dan kesejahteraan 	sosial negara bertanggung jawab.</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom: 0in;">Perwujudan Indonesia sebagai 	negara hukum tersusun dalam sistem hukum (  UUD 1945 &#8211; TAP MPR RI – 	UU – Perpu &#8211;  Perpres – Kepres dan Perda  .</p>
</li>
</ol>
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify">
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"><strong>Negara hukum merupakan salah satu ciri negara demokrasi.  Menurut FM Suseno ciri negara demokrasi :</strong></p>
<ol>
<li>
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify">Negara hukum</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify">Pemerintahan di 	bawah kontrol nyata masyarakat</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify">Pemilihan umum yang 	bebas</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify">Prinsip mayoritas.</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify">Adanya jaminan 	terhadap hak-hak demokratis.</p>
</li>
</ol>
<p style="margin-bottom: 0in;" align="center">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://komunitasmahasiswa.info/2008/12/negara-hukum-dan-ham-chapter-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Negara Hukum dan HAM (Chapter 1)</title>
		<link>http://komunitasmahasiswa.info/2008/11/negara-hukum-dan-ham-chapter-1/</link>
		<comments>http://komunitasmahasiswa.info/2008/11/negara-hukum-dan-ham-chapter-1/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 30 Nov 2008 05:21:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Brian</dc:creator>
				<category><![CDATA[Admin Note]]></category>
		<category><![CDATA[ciri negara hukum]]></category>
		<category><![CDATA[ide dasar hukum]]></category>
		<category><![CDATA[jaminan hukum]]></category>
		<category><![CDATA[legalitas hukum]]></category>
		<category><![CDATA[negara hukum]]></category>
		<category><![CDATA[negara hukum formal]]></category>
		<category><![CDATA[negara hukum material]]></category>
		<category><![CDATA[rechsstaat]]></category>
		<category><![CDATA[supremasi hukum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://komunitasmahasiswa.info/?p=92</guid>
		<description><![CDATA[Negara Hukum disebut Rechtsstaat/Rule of Law bersumber dari pengalaman demokrasi konstitusional di Eropa abad 19 dan 20. Negara demokrasi pada dasarnya adalah negara hukum. Ciri negara hukum adalah adanya supremasi hukum, jaminan Ham dan legalitas hukum. Indonesia adalah negara hukum; seperti tertuang dalam UUD 45 ps 1(3). Negara hukum berkaitan dengan HAM, krn salah satu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify">Negara Hukum disebut Rechtsstaat/Rule of Law bersumber dari pengalaman demokrasi konstitusional di Eropa abad 19 dan 20. Negara demokrasi pada dasarnya adalah negara hukum. Ciri negara hukum adalah adanya <em><strong>supremasi hukum, jaminan Ham dan legalitas hukum</strong></em>. Indonesia adalah negara hukum; seperti tertuang dalam UUD 45 ps 1(3). Negara hukum berkaitan dengan HAM, krn salah satu cirinya adalah adanya jaminan atas HAM.</p>
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify">
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify">Negara hukum (rechsstaat/rule of law) adalah negara yg penyelenggaraan kekuasaan pemerintahannya didasarkan atas hukum. Negara berdasar hukum menempatkan hukum sebagai hal yang tertinggi(supreme). Supremasi hukum tidak boleh mengabaikan tiga ide dasar hukum: keadilan, kemanfaatan, dan kepastian. Pemerintahan dalam negara hukum harus kon stitusional artinya ada pembatasan kekuasaan dan ada jaminan hak dasar warga negara.(dalam negara komunis/otoriter ada konstitusi tapi tidak konstitusional)</p>
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify">
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify">Negara hukum adalah unik, krn negara dipahami sebagai konsep hukum; unik sebab tidak ada negara ekonomi, negara politik dsb.</p>
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify">negara hukum terbagi menjadi 2, yaitu Negara hukum formal dan negara hukum material. Negara hukum formal adalah negara hukum dalam arti sempit yaitu negara yang membatasi ruang geraknya dan bersifat pasif terhadap kepentingan rakyat negara.  Negara tidak campur tangan scr banyak thd urusan dan kepentingan warga negara. Urusan ekonomi diserahkan kepada warga dengan dalil laissez faire,laissez aller artinya warga dibiarkan mengurus kepentingan ekonominya sendiri maka dengan sendirinya perekonomian negara akan sehat.</p>
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify">Negara hukum material adalah negara hukum dalam arti luas(modern), pemerintah diberi tugas membangun kesejahteraan diberbagai lapangan kehidupan. Pemerintah diberi Freies Ermessen, yaitu kemerdekaan yang dimiliki pemerintah untuk turut serta dalam kehidupan ekonomi sosial dan keleluasaan untuk tidak terikat pada produk legislasi parlemen.</p>
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify">
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify">Konsep negara material, pemerintah (eksekutif) bahkan bisa memiliki kewenangan legislatif dalam hal :</p>
<ol>
<li>
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify">adanya hak inisiatif 	yaitu hak mengajukan RUU tanpa terlebih dahulu ada persetujuan 	parlemen meski dibatasi waktu tertentu.</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify">hak delegasi yaitu 	membuat peraturan perundangan dibawah UU</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"><em>droit ermessen</em> yaitu menafsirkan sendiri aturan2 yang masih enunsiatif.</p>
</li>
</ol>
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify">Negara hukum material (modern/ welfare state) adalah negara yang pemerintahannya memiliki keleluasaan untuk turut campur dalam urusan warga dengan dasar bahwa pemerintah ikut bertanggung jawab terhadap kesejahteraan rakyat. Negara bersifat aktif dan mandiri dalam upaya membangun kesejahteraan rakyat.</p>
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://komunitasmahasiswa.info/2008/11/negara-hukum-dan-ham-chapter-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
